IP Public dan IP Private
Perbedaan , Fungsi dan Contoh IP Public dan IP Private
IP Public
- IP Public adalah IP yang bisa diakses langsung oleh internet, IP yang menggunakan alamat yang sama jika jaringan tersebut telah terhubung ke Internet.
- IP Public berfungsi untuk komputer oleh Internet Service Provider secara langsung setelah komputer terhubung ke gateway Internet. pengalamatan memungkinkan komputer untuk ‘menemukan satu sama lain’ dan melakukan pertukaran informasi
- Cth : IP public seperti no telp yang bisa ditelephone langsung oleh semua orang
IP Private
- IP Private adalah IP yang biasanya digunakan dalam jaringan yang tidak terhubung ke internet atau bisa juga terhubung ke internet tapi melalui NAT.
- IP Private berfungsi untuk penomoran komputer dalam jaringan pribadi termasuk rumah, sekolah dan LAN bisnis di bandara dan hotel yang memungkinkan komputer dalam jaringan untuk berkomunikasi satu sama lain.
- Cth : jaringan tertentu terdiri dari 10 komputer masing masing komputer diberikan IP 192.168.1.1 sampai dengan IP Address 192.168.1.10, berbeda dengan IP public ,IP private bebas diberikan administrator untuk menetapkan IP pilihannya sendiri.
Perbedaan IP v4 dan IP v6
IP Address v4
- Fitur : jumlah alamat menggunakan 32 bit sehingga jumlah alamat unik yang didukung terbatas yaitu 4.294.967.296 atau lebih dari 4 miliar alamat IP saja. NAT hanya mampu memperlambat penggunaan tak berujung jumlah alamat IPv4, tapi tetap saja, karena pada dasarnya IPv4 menggunakan 32 bit sehingga tidak mengimbangi pertumbuhan dunia internet.
- Routing : routing kinerja menurun dengan ukuran pertumbuhan tabel routing. Penyebab pemeriksaan sundulan MTU di setiap router dan hop switch.
- Mobilitas : Dukungan untuk mobilitas dibatasi oleh kemampuan roaming saat beralih dari satu jaringan ke yang lain.
- Keamanan : Meskipun umum digunakan dalam mengamankan jaringan IPv4, IPsec header tambahan pilihan fitur pada standar IPv4.
- Ukuran Header : Ukuran dasar sundulan 20 oktet sundulan plus ukuran pilihan yang dapat bervariasi.
- Header Checksum : Ada sundulan checksum diperiksa oleh masing-masing switch (perangkat lapisan ke 3), sehingga meningkatkan keterlambatan.
- Fragmentasi : Forum setiap hop yang memperlambat kinerja router, proses menjadi lebih lama jika ukuran paket data melampaui Maximum Transmission unit (MTU) paket patah sebelum dipasang kembali di tempat tujuan.
- Konfigurasi : ketika sebuah host terhubung ke jaringan, konfigurasi dilakukan secara manual.
- Kualitas Layanan : Menggunakan mekanisme usaha terbaik untuk terlepas dari kebutuhan.
IP Address v6
- Fitur : Menggunakan 128 bit untuk mendukung 3.4 x 10 ^ 38 alamat IP yang unik. Sebuah jumlah yang sangat besar dan lebih dari cukup untuk memecahkan masalah terbatasnya jumlah alamat di IPv4 secara permanen.
- Routing : Dengan proses routing yang jauh lebih efisien dari pendahulunya, IPv6 memiliki kemampuan untuk mengelola tabel routing yang besar.
- Mobilitas : Memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi melalui roaming dari satu jaringan ke jaringan sementara yang lain masih mempertahankan kelangsungan sambungan. Fitur ini mendukung perkembangan aplikasi.
- Keamanan : IPsec dikembangkan sejalan dengan IPv6. Header IPsec menjadi fitur wajib dalam implementasi IPv6 standar.
Ukuran Header : Tetap ukuran header 40 oktet. Beberapa header IPv4 seperti Identification, Flags, Fragment diimbangi header checksum dan padding telah dimodifikasi.
- Fragmentasi : hanya dilakukan oleh host yang mengirimkan paket data. Selain itu, ada fitur MTU yang menentukan fragmentasi lebih tepat untuk menyesuaikan nilai MTU terkecil yang terdapat dalam jaringan dari ujung ke ujung.
- Konfigurasi : memiliki konfigurasi otomatis stateless dimana ketika sebuah host terhubung ke jaringan, konfigurasi dilakukan secara otomatis.
- Kualitas Layanan : Menggunakan tingkat terbaik dari mekanisme upaya yang menjamin kualitas layanan. kelas lalu lintas sundulan menentukan prioritas pengiriman paket data berdasarkan kebutuhan akan kecepatan tinggi atau tingkat latency tinggi.
Ruang lingkup IP Address v6
- Unicast IP address
IP address yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.
- Multicast IP address
IP address yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.
- Anycast IP address
yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.
Ruang Lingkup IP Address V4
Pada umumnya Unicast dan Multicast IP address pada IP address V4 memiliki kesamaan hanya pada Broadcast IP Address yang tidak ada pada IP Address V6
- Unicast IP address
- Multicast IP address
- Broadcast IP Address
merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone.
Komentar
Posting Komentar